Berita

Usai Potong Penis Suami, Sang Istri Berupaya Bundir di Padang

48
×

Usai Potong Penis Suami, Sang Istri Berupaya Bundir di Padang

Sebarkan artikel ini

Nusantaranews.net – Seorang istri tega melampiaskan emosinya de­ngan memotong penis (alat kelamin) suaminya sendiri. Pe­ris­tiwa tersebut terjadi di Ke­lu­rahan Sawahan Timur, Ke­ca­matan Padang Timur, Kota Pa­dang, pada Selasa pagi (25/6/2024).

Usai memotong penis suaminya, sang istri juga berniat untuk mengakhiri hi­dupnya alias bunuh diri. Pasal­nya, sang sitri nekat memotong urat nadinya sendiri, hingga tergeletak bersimbah da­rah.

Beruntung, keduanya langsung diselamatkan oleh warga dan dibawa ke ru­mah sakit untuk men­dapatkan perawatan medis.

Kapolsek Padang Ti­mur, AKP Al Achyar membenarkan adanya ke­jadian itu. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu terjadi di Kelurahan Sawahan Timur dan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

“Kita belum mengetahui siapa identitas pelaku serta korban. Informasi awal, kemaluan suami dipotong oleh istrinya sendiri. Setelah itu sang istri berniat bunuh diri, tapi berhasil diselamatkan. Saat ini personel masih melakukan penyelidikan di lapangan,” kata AKP Al Achyar saat dikonfirmasi wartawan.

Ditambahkan AKP Al Achyar, pihaknya juga belum dapat mengungkap lebih jauh apa penyebab serta motif di balik terjadi peristiwa tersebut. “Untuk tahap awal ini, tim sudah mendatangi TKP untuk memintai keterangan saksi-saksi dan mendatangi rumah sakit untuk melakukan pendataan,” sambungnya.

Sementara, warga setempat yang tidak bersedia di sebutkan namanya mengatakan bahwa sepasang suami isteri tersebut sudah berada di sebuah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Yang dipotong itu alat vitalnya suami. Polisi juga sudah datang. Mereka berdua saat ini sudah dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Penyebabnya saya tidak tahu. Kemungkinan ada persoalan di rumah tangga mereka,” katanya.

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina membenarkan kejadian tersebut. Namun, pihak yang bertikai dilaporkan masih berada di rumah sakit. Polisi juga belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

“Belum ada laporan ke Polresta Padang, sehingga kami belum dapat kronologi kejadiannya. Nanti kalau sudah ada informasi lebih lanjut, akan kami sampaikan kepada rekan-rekan (wartawan),” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *