Opini

Seruan untuk Dunia: Akhiri Penjajahan Palestina dengan Solusi Hakiki

121
×

Seruan untuk Dunia: Akhiri Penjajahan Palestina dengan Solusi Hakiki

Sebarkan artikel ini

Oleh : Roslina sari Ummu Luthfi

(Aktivis muslimah Deli Serdang).

 

Seluruh dunia sedang tertuju kepada Palestina, khususnya kepada saudara muslim Gaza di pengungsian Rafah. BBC News-Sebuah gambar buatan AI yang menampilkan tenda-tenda pengungsi Palestina dan slogan bertuliskan ‘All Eyes on Rafah’ menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 47 juta kali oleh pengguna Instagram termasuk selebritas seperti Dua Lipa, Lewis Hamilton, serta Gigi dan Bella Hadid.

Gambar dan slogan tersebut menjadi viral setelah serangan udara Israel dan kebakaran yang terjadi di sebuah kamp pengungsi Palestina di Kota Rafah, Gaza selatan, awal pekan ini.

Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan sedikitnya 45 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam insiden tersebut. Israel mengatakan telah menargetkan dua komandan Hamas dan kebakaran mematikan itu mungkin disebabkan oleh ledakan sekunder.

Serangan Israel tersebut mendapat kecaman internasional yang luas, tapi disebut oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai “kecelakaan tragis”.
Setelah insiden itu, gambar tersebut menjadi viral.

Kebiadaban Zionis Israel laknatullah terhadap saudara muslim Palestina memicu gelombang demontrasi di seluruh dunia.Sebagai mana dilansir dari Jakarta, CNBC Indonesia – Gelombang demo besar-besaran terus meluas. Para akademisi turun ke jalan menunjukkan solidaritas terhadap warga Palestina. Mulai dari Amerika Serikat, Eropa, hingga ke Asia.
Seluruh mahasiswa unjuk rasa menuntut pemerintah dunia mengambil tindakan tegas agar Israel berhenti melancarkan operasi militernya di Gaza. Mereka terus menyerukan gerakan agar perguruan tinggi melakukan divestasi dari perusahaan yang mendukung Israel.

Mereka meyakini perusahaan-perusahaan itu mendukung dan mendanai serangan Tel Aviv di Gaza. Beberapa aksi unjuk rasa bela Palestina digelar di seluruh dunia seperti yang dilakukan para mahasiswa dari 35 kampus di Amerika Serikat, protes yang dilakukan tujuh universitas seluruh Australia, protes pro-palestina di Inggris, Prancis, India dan Kanada, dikutip CNN International.

Aksi solidaritas bela Palestina juga dilakukan oleh masyarakat Indonesia di depan kedubes Amerika Serikat.
KOMPAS.com – Koalisi masyarakat melakukan unjuk rasa di seberang Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jumat (31/5/2024). Berdasarkan pantauan Kompas.com sekitar pukul 15.30 WIB, puluhan anak muda telah berkumpul di lokasi sambil membawa isi tuntutan mereka yang ditulis tangan. Suara dan dukungan mereka terhadap Palestina ini ada yang ditulis dalam bahasa Inggris. Misalnya, “LPDP boycott Ivy League”, “The United States Govt is complicit responsible for genocide”, “stop bombing civilian you moron!”. Beberapa koalisi masyarakat yang tergabung dalam unjuk rasa hari ini antara lain, KontraS, Greenpeace, dan YLBHI.

Maraknya berbagai aksi pro palestina di berbagai penjuru dunia harus dimanfaatkan untuk membangun kesadaran umat bahwa solusi hakiki Palestina adalah dengan jihad kaum muslimin, dan teguknya Khilafah. Umat harus disadarkan bahwa tidak ada solusi lain, selain jihad dan menegakkan Khilafah. “Armies To Arafah! ”
” Khilafah Liberates Gaza! ”
“Khilafah Liberates Palestine! ”
Inilah harusnya slogan yang disadarkan pada umat dan dunia.

Mengapa harus jihad dan Khilafah?
Semua upaya hari ini untuk membantu saudara Palestina, misalnya berupa bantuan bantuan kemanusiaan berupa makanan, donasi, mendirikan rumah sakit, dan berbagai hal lain yang dapat menolong saudara Palestina, tidak berarti sama sekali, ketika malah semua bantuan itu tidak dapat masuk dikarenakan karena Zionis Israel laknatullah telah menghalangi bantuan itu melalui para penguasa boneka mereka yaitu para penguasa Arab penghianat yang bersebelahan dengan Palestina, dengan membangun tembok yang berlapis , mereka menutup pintu pintu perbatasan dan meletakkan para tentara tentara muslim untuk menjaga agar saudara Palestina tidak masuk ke wilayah mereka. Bahkan para tentara Zionis telah menghancurkan semua bantuan dan menghancurkan, membakar rumah sakit -rumah sakit di palestina.

Umat harus disadarkan bahwa menyelamatkan nyawa muslim palestina dari pembantaian massal (genosida)Zionis Israel laknatullah dan melepaskan palestina dari penjajahan Zionis itu hanya lah dengan hanya dengan memerangi para pembantai dan penjajah itu. Tentara harus dilawan dengan mobilisasi tentara yang sama sehingga bisa mengusir dan menghancurkan para penjahat, perampas dan pembantai saudara Palestina.
Umat harus sadar bahwa hanya sekedar seruan, slogan-slogan” all eyes on Rafah”, boikot produk, kecaman, kutukan, ataupun perundingan atau gencatan senjata, bahkan mengharap solusi dua negara dari badan PBB tidak akan bisa menghentikan kebiadaban kaum terlaknat itu. Karena mereka tidak mengerti bahasa seperti itu. Bahasa untuk Zionis Israel laknatullah adalah hanya dengan senjata, hanya dengan perang yaitu jihad untuk menghentikan kekejian penjajah itu.

Dan tidak mungkin jihad itu bisa dilakukan dan diperintahkan dari para penguasa yang menerapkan sistem demokrasi kapitalisme dengan sekat nation state yang menghalangi negeri muslim bersatu, umat tidak bisa berharap kepada penguasa penguasa mereka , bahkan para penguasa penguasa negeri muslim itu bekerja sama dalam perdagangan , senjata, dan bilateral menjalin hubungan mesra, dengan negara Zionis.

Umat tidak bisa berharap pada penguasa arab dimana pemerintahan arab adalah pemerintahan bayangan Israel yang pasti akan berpihak kepada Israel. Apalagi berharap pada PBB yang menjadikan Amerika dan negara Eropa sebagai sebagai penentu segala kebijakan dunia. Yang mereka semua adalah pendukung lahirnya negara Israel . Bahkan pengadilan internasional pun tidak bisa menghukum Israel.

Umat harus sadar bahwa negara yang mampu memobilisasi tentara kaum muslimin untuk membebaskan Rafah, Palestina, al Aqsa, dan menumbangkan tembok tembok berlapis dari negeri-negeri tetangga Palestina, dan mampu memerangi para, tentara Zionis , mengusir dan menghukum negara penjajah Zionis Israel adalah negara yang mempunyai kekuatan Independen yaitu Khilafah yang dipimpin oleh seorang Kholifah yang akan menyatukan negeri negeri kaum muslimin bergerak berperang dibelakang Kholifah. Kholifah adalah perisai(junnah)bagi umat.

Imam Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan hadits dari jalur Abu Hurairah radhiya-Llahu ‘anhu, bahwa Nabi shalla-Llahu ‘alaihi wa Sallama, bersabda:

إِنَّمَا الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ ..[رواه البخاري ومسلم]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *