Berita

Polres Pessel Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Siswa MTsN Bayang

53
×

Polres Pessel Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Siswa MTsN Bayang

Sebarkan artikel ini

Nusantaranews.net – Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Nurhadiansyah, S.I.K menegaskan kasus perkara penganiayaan terhadap Siswa MTsN 2 Pesisir Selatan di Talaok Kecamatan Bayang ditangani serius oleh pihak kepolisian.

Belakangan viral video dugaan penganiyaan atau bullying terhadap sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kapolres Pessel AKBP. Nurhadianyah, S.I.K  menginformasikan pada masyarakat, kasus ini sudah ditangani serius oleh Kepolisian Sektor Bayang. Beberapa saksi sudah dipanggil dan saat ini sedang menunggu hasil visumnya, Minggu (23/6/2024).

Kapolres Pessel menegaskan jika perkara penganiayaan siswa MTsN dalam penanganan. Kapolsek Bayang bersama anggotanya telah bertemu dengan pihak sekolah dimana viralnya video dugaan penganiyaan tersebut. Guna mengumpulkan bukti – bukti dan keterangan lebih lanjut dari beberapa orang saksi. 

Polisi telah mendatangi rumah siswa diduga menjadi korban penganiayaan dan memberikan kesempatan bagi orang tua korban membuat laporan jika ada hal yang dirugikan.

Kapolres juga menyampaikan himbauan pada keluarga korban agar tidak  tidak main hakim sendiri.

Siswa diduga menjadi korban penganiyaan memang mengalami luka, namun untuk hasil visum tersebut kita masih menunggu dari pihak pukesmas setempat.

Proses hukumnya sendiri, kapolres memastikan mulai dari penyelidikan hingga penyidikan akan sesuai dengan undang – undang yang ada. Yaitu, Undang – Undang Perlindungan Anak dan Peradilan anak.

“Perkara ini berjalan, proses telah dilakukan guna pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya. 

Dari keterangan beberapa orang saksi, awal kejadian terjadi usai pertandingan sepak bola antar kelas diadakan oleh pihak sekolah (klasmeating). Karena, tim Anak Berurusan Hukum (ABH) kalah dengan tim korban kalah dengan, dan ABH merasa kakinya tertekel oleh korban saat bermain bola, merasa tidak terima. 

Dan saat korban keluar dari sekolah, ABH mengajak korban ke sebuah warung. Kemudian, disitulah terjadi penganiayaan tersebut. “Saya menegaskan, jika perkara ini berjalan dan dalam proses lebih lanjut,” jelas kapolres.

Viralnya video kedua siswa perempuan yang berkelahi, sampai saat ini juga masih dalam pendalaman lebih lanjut Kapolsek Bayang bersama anggotanya.

Rilis disampaikan Kapolres Pessel didampingi Wakapolres Pessel, PJU Polres Pessel, Kasat Reskrim dan Kapolsek Bayang di halaman Mapolsek Bayang. 

Terlihat diruang pemeriksaan Unit Satreskrim Polsek IV Bayang, penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan orang tua korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *