Berita

PBB Tunjuk UPER Kembangkan Green Chemistry Bersama Kemenperin dan Yale University

75
×

PBB Tunjuk UPER Kembangkan Green Chemistry Bersama Kemenperin dan Yale University

Sebarkan artikel ini

Jakarta, nusantaranews.net – Kimia merupakan sebuah komponen esensial penyusun berbagai produk konsumen yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan laporan World Health Organization (2021) terdapat 160 juta bahan kimia diketahui manusia, dimana 99% diantaranya diperdagangkan secara global.

Sayangnya, beberapa bahan kimia ini berbahaya bagi lingkungan maupun makhluk hidup. WHO (2021) melaporkan pada tahun 2019 ditemukan sebanyak 2 juta kematian akibat permasalahan kesehatan yang disebabkan oleh bahan kimia. Dalam laporan yang sama, pada rentang tahun 2000 hingga 2020 juga terdapat 1.000 insiden teknologi yang melibatkan bahan kimia hingga berdampak pada 1,85 juta orang.

Sebagai upaya mengurangi resiko dari penggunaan bahan kimia berbahaya, United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) mempercayakan Universitas Pertamina sebagai koordinator nasional program Global Greenchem Innovation and Network Programme (GGINP) di Indonesia. Bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Yale University, peluncuran program dilaksanakan di Ballroom Swiss Belhotel Kalibata Jakarta, pada 29 Mei 2024.

Dalam dunia industri, setiap badan industri diharapkan mampu memperhatikan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, setelah penantian dari 2019, kini Kementerian Perindustrian resmi meluncurkan GGINP Indonesia yang bersinergi bersama Yale University, Universitas Pertamina dan UNINDO serta 6 negara sebagai upaya dalam mendampingi industri untuk beralih ke green chemistry yang bermanfaat dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta keberlanjutan lingkungan,” buka Ir. Wiwik Pudjiastuti, M.Si selaku Direktur Industri Kimia Hulu, Kementerian Perindustrian, yang diwakilkan oleh Raditya Eka Permana, M.Eng selaku Ketua Tim Kerja Fasilitasi Kelembagaan Otoritas Nasional Senjata Kimia dan Manajemen Pengelolaan Bahan Kimia, Direktorat Industri Kimia Hulu, Kementerian Perindustrian.

Dokumentasi: Foto bersama para pelaku industri, akademisi dan perwakilan dari Kementerian Perindustrian dalam kegiatan peresmian Global Greenchem Innovation and Network Programme (GGINP) di Indonesia

GGINP merupakan inisiatif global yang berfokus pada penerapan kimia hijau (green chemistry) dalam menghasilkan produk keseharian yang lebih ramah lingkungan. Dengan fokus mengurangi zat berbahaya bagi keberlangsungan lingkungan. GGNIP merupakan program dari UNIDO dan Yale University serta 6 negara inisiator yaitu Indonesia, Uganda, Ukraina, Yordania, Peru dan Serbia.

Prof. Dr. techn. Djoko Triyono S,Si., M,Si., selaku Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerja Sama Universitas Pertamina, menyampaikan bahwa insiatif GGINP selaras dengan nilai Universitas Pertamina yang mengedepankan pembelajaran berbasis keberlanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *