Opini

Mirisnya Tata Kelola TPPAS, Bukti Pemerintah Tidak Mandiri

94
×

Mirisnya Tata Kelola TPPAS, Bukti Pemerintah Tidak Mandiri

Sebarkan artikel ini

 

Oleh : Nuraini Shidqin Aliya

Di lansir dari detikjabar.com Bandung – Pembangunan infrastruktur Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka akan segera dilakukan. Hal ini setelah Pemprov Jabar melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT JES yang dikelola konsorsium Jepang, Sumitomo Hitachi Zosen.

“Akhirnya terlaksana juga perjanjian kerjasama penyediaan insfratruktur Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional Legok Nangka,” ucap Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin dalam sambutannya di acara penandatanganan kerjasama di Gedung Sate, Bandung, Jumat (28/6/2024).
“Legok Nangka ini diinisiasi sejak 2002, setelah 22 tahun kemudian baru ada perjanjian kerjasama,” sambungnya.
Dari kutipan tersebut tergambar mirisnya kondisi yang terjadi. Dimana masyarakat bergantung pada janji pemerintah. Setelah 22 tahun janji tersebut baru terlaksana.
Miris sekali ya sob..

Proyek yang digadang-gadang ternyata baru akan terlaksana setelah 22 tahun, setelah adanya kerja sama dengan pihak asing. Bukti ketidakmampuan pemerintah menyelesaikan persoalan masyarakat secara cepat ini menjadi permasalahan yang krusial.

Persoalan yang terjadi di masyarakat seharusnya dapat terselesaikan dengan cepat. Penyebab ketidakmampuan pemerintah menyelesaikan persoalan dengan cepat, akibat pemerintah tidak memiliki kemandirian dan selalu bergantung dengan pihak asing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *