Opini

MENINGKATNYA KASUS PENULARAN HIV/AIDS DI KABUPATEN BANDUNG

85
×

MENINGKATNYA KASUS PENULARAN HIV/AIDS DI KABUPATEN BANDUNG

Sebarkan artikel ini

Oleh: Dedeh

( ibu rumah tangga )

Kasus penularan HIV/AIDS terus mengalami peningkatan, Para pegiat kesehatan di Yayasan Grafiks Kompleks Bina Karya, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, melakukan berbagai cara untuk menekan, mengurangi, hingga penularan HIV/AIDS, temuan kasus penularan HIV/AIDS belakangan ini lebih banyak dari LSL ( laki seks laki ), jika dibandingkan dengan narkoba, suntik atau lainya. TRIBUNJABAR, ID, BANDUNG

” Begitu juga kasus HIV/AIDS yang ditemukan di Kabupaten Bandung, ” ujar Vika, saat ditemui di Sketariat Grafiks, Rabu ( 5/6/2024 ). Menurut Vika kasus penemuan HIV/AIDS di Kabupaten Bandung dari tahun ke tahun bisa dikatakan sangat meningkat.

Tahun 2023 terdapat 346 kasus, sedangkan di tahun ini ( hingga mei ) 136 kasus, Vika memaparkan, dari 346 kasus yang ditemukan pada tahun 2023 sebanyak 328, Akibat LSL waria dan pengguna suntik. Dan di tahun 2024 temuan sebanyak 130 akibat LSL, 3 waria dan pengguna narkoba jarum suntik, sehingga angka korban terpapar HIV/AIDS mayoritas LSL.

Maka pihaknya konsen dan terdapat tim lapangan untuk menjangkau LSL ini supaya memberikan edukasi sehingga bisa di ketahui lebih dini. Sesudah hasilnya diketahui, maka bisa antisipasi jika sudah terpapar, sehingga tidak menyebabkan penularan kepada yang lainya.

Jika dilihat dari kasus tersebut, terjadinya penyimpangan seksual dan memiliki beragam penyebab. Akibat dari penyimpangan seks, yakni lelaki seks lelaki selain penularan HIV/AIDS juga akibat seks bebas dan penggunaan jarum narkoba, bahkan ada yang terpapar HIV/AIDS ini karena uang sehingga ia nekad jual diri, lebih miris usia yang terpapar HIV/AIDS di usia produktif, tak hanya perempuan yang jual diri, Laki – Laki juga ada, bahkan ada yang masih duduk dibangku SMA juga ada, katanya. ”
Betapa tidak penularan infeksi HIV/AIDS pada komunitas pasangan sejenis ini jauh lebih besar resikonya.

Centre for Disease Control and Pravention ( CDC ) atau pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat mencatat bahwa perkiraan resiko terinfeksi HIV diantara lelaki seks lelaki ( LSL ) adalah satu dari enam dibandingkan dengan laki – laki heteroseksual satu dari 524 dan perempuan heteroseksual satu dari 253, Bahkan satu dari 10 kasus infeksi baru HIV dihubungkan dengan pengguna narkoba suntik atau LSL yang menggunakan narkoba suntik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *