Opini

Maraknya Penista Agama, Sampai Kapan Akan Terjadi?

95
×

Maraknya Penista Agama, Sampai Kapan Akan Terjadi?

Sebarkan artikel ini

Kuasa Hukum istri terlapor, Sunan Kalijaga, mengatakan Asep diduga melakukan sumpah dengan Al-Qur’an, tapi melakukan dengan cara yang salah, yaitu dengan menginjaknya.

“Dia bersumpah untuk meyakinkan klien kami bahwa tidak melakukan perselingkuhan sehingga dia berinisiatif untuk meyakinkan klien kami dengan cara bersumpah menginjak Al-Qur’an, ” katanya.

Maraknya kasus penistaan agama tak mengherankan mengingat sampai saat ini negara masih menerapkan sistem sekuler yang mengatur kehidupan. Dimana sistem sekuler merupakan aturan yang dibuat oleh manusia tanpa melibatkan sang Pencipta dalam mengatur sistem kehidupan. Padahal sang Pencipta adalah satu-satunya pembuat aturan yang paling tahu mana yang terbaik untuk manusia. Sedangkan manusia adalah makhluk yang lemah yang sering menggunakan perasaan dalam membuat aturan dan lebih mementingkan dirinya sendiri serta mencari keuntungan. Maka tak heran bila aturan yang dibuat oleh manusia sering berubah mengikuti kemauannya, berbeda dengan aturan yang berasal dari Allah SWT.

Tumbuh suburnya penista agama selain karena sistem yang tidak menerapkan aturan
Islam, juga karena sanksi dan hukuman yang tidak menjerakan pelakunya. Mereka bahkan berulang kali melakukannya seolah tidak khawatir akan disanksi walaupun apa yang mereka lakukan mengundang kecaman dan amarah umat
Islam. Bahkan kitab suci dianggap sebagai barang mainan yang bisa dijadikan alat sumpah, padahal kitab suci terkhususnya Al-Qur’an adalah wahyu dari Allah dan sebagai petunjuk hidup bagi umat i
Islam. Bahkan Al-Qur’an menjadi penyempurna dari kitab-kitab yang pernah ada sebelumnya.

Penistaan dalam
Islam termasuk pelangaran yang mengandung penghinaan terhadap aqidah kaum muslimin. Untuk itu penghinaan terhadap agama islam apapun bentuknya harus dihentikan dengan memberikan hukuman yang sangat berat dan bisa membuat jera para pelakunya. Hal ini bisa terjadi jika umat islam memiliki perisai yang akan melindungi kehormatan kaum Muslim yaitu Khilafah Islamiyyah. Khilafah akan menerapkan hukum Islam didalam negara serta memberikan sanksi yang tegas kepada para pelaku penista agama sehingga kasus seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Wallahu a’lam bish shawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *