Opini

Krisis Moral di Kalangan Pelajar Kian Mengkhawatirkan

141
×

Krisis Moral di Kalangan Pelajar Kian Mengkhawatirkan

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dewi Kania
(Pegiat literasi)

 

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel atau yang kerap disingkat UINSA merupakan perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Surabaya. UINSA dalam sistem pendidikannya menerapkan pendekatan islamisasi nalar yang diperlukan agar terwujud tata keilmuan yang saling melengkapi antara ilmu keislaman, sosial, dan teknologi.

Akhir-akhir ini Kampus UINSA tersebut menjadi viral di media sosial dikarenakan sepasang mahasiswanya melakukan perbuatan mesum di area kampus. Tanpa mereka sadari, perbuatan mesum tersebut terekam dalam video berdurasi 18 detik, tepatnya di belakang gedung Fakultas Dakwah di Kampus UINSA di jalan Ahmad Yani.

Begitupun dengan video yang kedua bertempat di Fakultas Saintek dan Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum), Kampus UINSA di Gunung Anyar. Hal tersebut berdasarkan pengakuan dari salah seorang mahasiswa UINSA bernama Atok.

Adapun kasus ini dibenarkan oleh Wakil Rektor lll UINSA Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama, Prof Abdul Muhid bahwa video yang beredar tersebut masih dalam proses investigasi dan walaupun diambil dalam jarak jauh tetapi gedungnya seperti di Kampus UINSA. (CCNIndonesia..com).

Namun demikian, kasus tersebut sedang diinvestigasi secara mendalam oleh pihak Rektor yang telah melakukan beberapa langkah yaitu dengan memanggil mahasiswa yang diduga melakukan adegan mesum serta mengkonfirmasi kebenaran dari video yang beredar itu. Mahasiswa tersebut merasa syok dengan tersebarnya video ini, sehingga pihak kampus memanggil orang tua wali dari mahasiswa tersebut.

Atas kasus ini, Prof Abdul menyatakan bahwa setiap pelanggaran, pihaknya menyiapkan sanksi yang sesuai kode etik kepada setiap mahasiswa yang terkait, dan diserahkan kepada senat agar ditelaah secara etik. Lagi dan lagi, tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan di salah satu Universitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *