Opini

Kemelut Sistem Ekonomi Kapitalisme Telah Membuat Kelaparan Akut

92
×

Kemelut Sistem Ekonomi Kapitalisme Telah Membuat Kelaparan Akut

Sebarkan artikel ini

Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya cakupan laporan tentang konteks krisis pangan serta penurunan tajam dalam ketahanan pangan, terutama di jalur Gaza dan Sudan.

Mengapa fakta di atas terjadi ? tentu nya adanya fakta tersebut semakin memuka mata, hati dan fikiran kita bersama bahwa keadaan dunia hari ini sedang tidak baik-baik saja. Dan tentunya kita harus mencari tahu mengapa fakta tersebut terjadi serta mencari solusi atas permasalahan tersebut.
Masalah kelaparan dari tahun ke tahun nampaknya semakin terus bertambah, berbagai upaya tentu nya telah dilakukan, namun masalah kelaparan tak kunjung selesai. Hal ini terjadi karna diterapkan nya system ekonomi ala kapitalisme di dunia. Nyata nya system kapitalisme tak mampu menjamin kesejahteraan bagi rakyat nya hingga detik ini, lagi dan lagi yang menjadi korban adalah orang miskin, tak punya harta atau pun kekuasaan.

Jika ditelusuri bagaimana tata kelola system ekonomi kapitalisme dalam meri’ayah rakyat nya adalah dengan memberikan kebebasan kepada individu untuk memiliki harta sebanyak-banyak nya dengan cara apapun hingga merugikan orang lain. Yang menjadi permasalahan adalah individu tersebut boleh memiliki asset yang seharusnya dikelola oleh Negara lalu di berikan hasilnya kepada masyarakat. Namun yang terjadi adalah justru individu ini menguasai asset tersebut lalu hasilnya dimiliki oleh dirinya sendiri. Walhasil yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

Di sisi lain, peluang masyarakat untuk memiliki pekerjaan pun sangat sulit di dapatkan, jika pun ada yang sudah memiliki pekerjaan, namun penghasilan nya sangat minim. Betapa banyak di beritakan dalam tv atau pun medsos panjangnya antrian pelamar kerja lalu bagaimana pemberitaan terkait demo nya orang yang di PHK serta orang yang menuntut hak nya dalam bekerja yang diantara nya adalah upah yang kecil, jam kerja yang tidak sesuai, seringnya lembur dll. Dan yang semakin membuat hati kita sakit adalah bagaimana para penguasa telah mendua kan rayat, mereka berselingkuh dengan para pengusaha. Walhasil segala kebijakan yang dikeluarkan hanyalah pro kepada pengusaha, bukan kita, rakyat. Begitu lah jahat nya ekonomi kapitalisme dalam mengurusi rakyat.

Berbeda hal nya dengan Islam sebagai agama yang sempurna dan mengatur segala aspek kehidupan, termasuk aspek ekonomi. Islam memiliki peraturan yang khas dalam mensejahterakan rakyat dengan membagi pos pos kepemilikan. Yaitu kepemilikan individu, kepemilikan umum serta kepemilikan Negara. Maka SDA merupakan kepemilikan Negara yang harus dikelola oleh Negara yang kemudian hasil nya diberikan kepada rakyat. Lalu Negara juga memiliki jaminan kesehatan, pendidikan dan keamanan yang itu diberikan kepada rakyat secara Cuma-Cuma. Di sisi lain, Negara pun akan menjamin kebutuhan pangan rakyat nya dengan memberikan bantuin secara rutin kepada masyarakat miskin dan akan memberikan pekerjaan dengan gaji yang layak kepada para kepala rumah tangga. Walhasil semua akan tersejahterakan dan rakyat menjadi senang. Wallahu a’lam bii ash-shawwab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *