Opini

Gas Melon Langka, Bikin Warga Sengsara

71
×

Gas Melon Langka, Bikin Warga Sengsara

Sebarkan artikel ini

By : Farwah Azzahra

Belakangan ini kerap ditemu antrean panjang pembelian gas melon di beberapa pangkalan.

Hal itu terjadi mengingat Hari Raya Idul Adha akan tiba, sehingga aktivitas memasak akan meningkat.

Kelangkaan gas elpiji pun semakin meresahkan, lantaran harga per tabungnya mencapai dua kali lipat dari harga eceran tertinggi (HET).

Tak heran jika banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi ini.

Fenomena ini juga tak luput dari atensi salah satu anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah.

Dirinya mengatakan bahwa dalam pendistribusian gas elpiji, sebelumnya sudah dipastikan oleh pihak Pertamina dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Namun, pernyataan tersebut nyatanya tak cukup menenangkan, lantaran tak sesuai dengan kondisi di lapangan saat ini.

Laila mengatakan, seharusnya distribusi gas melon dikontrol dengan lebih baik.

Terlebih pada sistem pendistribusian gas melon yang saat ini tidak merata semakin memperparah situasi.

Gas melon yang seharusnya diperuntukkan bagi warga miskin justru banyak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

“Saat gas melon datang, orang berbondong-bondong berebut sehingga kita tidak bisa mengatur ini boleh atau tidak. Tidak tahu sampai saat ini data masyarakat yang boleh menerima yang mana dan siapa saja,” ujarnya, Rabu (5/6/2024).

Oleh sebab itu, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mendorong Dinas Perdagangan Kota Samarinda untuk meningkatkan pengawasan dan pendataan terhadap penerima gas melon.

Hal ini untuk memastikan agar gas melon didistribusikan secara merata dan tepat sasaran.

Ia juga menyinggung oknum agen yang diindikasikan lebih memprioritaskan penjualan gas ke luar daerah dengan harga yang lebih tinggi.

Menurutnya pula, perlu ditindaklanjuti dengan pengawasan yang lebih ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *