Opini

Gaji Dosen Rendah, Kemuliaan Pendidik Rendah

152
×

Gaji Dosen Rendah, Kemuliaan Pendidik Rendah

Sebarkan artikel ini

Islam menjaga kemuliaan pendidik

Islam sebagai sistem kehidupan yang sempurna paripurna yang sangat menghargai ilmu, para pemilik ilmu, apalagi yang mengajarkan ilmu. Bahkan tidak hanya itu, saking sempurnahnya islam, islam juga mengatur bagaimana adab seorang murid kepada guru. Terlebih lagi profesi sebagai dosen tidak dianggap sebatas pekerjaan, namun sebagai pendidik calon pemimpin peradaban masa depan yang mulia. Sejarah islam mencatat bagaimana pemuliaan islam terhadap dosen.

Sebagaimana pada masa khalifah Umar bin Khathtab, guru digaji hingga 15 dinar/bulan ( 1 dinar = 4,25 gram emas) per bulan. Jika emas saat ini mei 2024,ed 1 gram emas adalah Rp.1,308 juta, maka gaji guru Rp.83,385 juta/bulan. Juga pada masa kekhalifahan Abbasiyah, penghargaan bagi orang berilmu pun sangat besar. Gaji pengajar waktu itu mencapai 1.000 dinar/tahun. Khalifah juga memberikan gaji dua kali lipat bagi pengajar Al-Qur’an. Bahkan, ketika pengajar atau ilmuwan menghasilkan buku, mereka akan mendapatkan penghargaan sesuai berat buku tersebut (dalam dinar).

Hal diatas menjadi bukti bahwa islam sangat menghargai ilmu dan pemilik ilmu.mengenai bagaimana negara bisa menggaji sebanyak itu, islam mempunyai tata kelola keuangan yang sungguh sempurna. Yaitu melalui baitulmal. Pemasukan baitulmal berasal dari jizya,fai,kharaj, ghanimah, SDA. Semua pemasukan itu dikelolah dengan baik oleh negara untuk memenuhi kebutuhan pokok rakyat termasuk gaji pendidik.

Dukungan negara inilah kemudian melahirkan pendidik dan pelajar yang luar biasa. Pendidik atau dosen tidak perlu lagi mencari pekerjaan sampingan, para dosen akan bersungguh-sungguh dalam mendidik calon para pemimpin sehingga mereka menjadi orang-orang yang berkepribadian islam. Maka hanya dengan islamlah yang mampu menjaga kemuliaan pendidik.

Wallahu ‘alam bishawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *