Opini

Cara Syar’i Membasmi Narkoba

117
×

Cara Syar’i Membasmi Narkoba

Sebarkan artikel ini

Oleh : Cahaya Chems

(Pegiat Literasi)

 

Bikin ngeri! baru baru ini ada WNA asing asal Ukraina memiliki tanaman ganja hidroponik di apartemennya yang ditanam di lantai dua. Diketahui kedua warga asing tersebut sudah dua tahun lamanya tinggal menghuni apartemen itu. WNA tersebut juga memproduksi sabu-sabu dan pil ekstasi di lantai satu villa apartemen tersebut. Atas kejadian tersebut Mabes Polri berhasil meringkus keduanya dan komplotannya.(radarbali.id, 8/5/2024).

Selain itu, di Batam Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu cair sebanyak 13,2 liter. Sabu-sabu cair ini dikemas dengan cantik dalam kemasan botol minuman teh Cina. Rencananya barang haram tersebut akan dibawa ke Propinsi lain melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam (kompas, 30/4/2024).

Makin mengkhawatirkan, peredaran narkoba juga merebak dalam berbagai bentuk kemasan makanan. Terbaru ditemukan anak sekolah di Bogor dengan mudah mengakses narkoba dalam bentuk bungkus permen dan minuman. Alhasil, Polresta Bogor berhasil menangkap enam pelaku tawuran, dua diantaranya positif narkoba setelah dites urin (kompas, 11/5/2024).

Makin miris Indonesia menjadi lahan subur bagi tumbuh dan tersebarnya barang haram (narkoba) bagi para pengedar. Kurangnya pengawasan dan penjagaan membuat para pengedar narkoba terus beroperasi. Imbasnya berbagai ragam jenis narkoba tersebar di masyarakat, hingga menimbulkan darurat narkoba. Mudahnya akses mendapatkan barang haram ini. Membuat barang haram ini cepat menyebar. Baik itu di lingkungan pemuda, pergaulan, di masyarakat bahkan lebih ngeri merembet ke dunia pelajar (institusi pendidikan). Pemakainya pun bukan hanya pemuda bahkan anak sekolah dasar. Naudzubillah!.

Maka atas dasar ini peredaran narkoba nyatanya tak pernah usai. Bahkan bukan rahasia umum jika oknum aparat banyak yang terlibat justru melindungi sindikat narkoba. Sekelas BNN saja belum mampu mengatasi mengguritanya sindikat narkoba. Adapun berhasil ditangkap, itupun hanya skala kecil. Sementara bandar dan pengedar kelas kakap sulit diberantas.
Inilah potret buram betapa lemahnya negara dalam memberantas sindikat narkoba.

Setidaknya ada beberapa alasan mengapa narkoba sulit diberantas, diantaranya; pertama: Sistem hidup yang sekuler, kedua: Lemahnya hukum/sanksi, hukum tajam kebawah tumpul keatas, ketiga: sistem pendidikan yang tidak berorientasi pada pembentukan iman dan karakter, keempat: budaya hidup hedon yang liberal, kelima: sistem ekonomi yang kapitalistik sehingga menciptakan jurang kesenjangan antara si kaya dan si miskin, keenam: sistem politik demokrasi hanya akan menghimpun para oligarki yang sibuk menghimpun kekayaan dan berusaha melindungi kekuasaannya. Karenanya tidak peduli siapapun yang memberikan cuan baik itu bandar narkoba akan dilindungi. Artinya dapat disimpulkan masalah narkoba adalah persoalan sistemik. Persoalan ini tidak bisa hanya dilihat satu sisi. Harus diselesaikan secara padu dan simultan.

Cara Islam Membasmi Narkoba

Dalam pandangan syariah Islam, Narkoba merupakan zat yang dapat menghilangkan akal. Diserupakan dengan khamar (segala yang memabukkan) karena itu dihukumi sebagai benda haram. Orang yang mengkonsumsinya dianggap telah melakukan pelanggaran syarah (melakukan perkara dosa). Pada dasarnya, faktor utama penyebab narkoba makin subur adalah faktor ideologi. Bukan karena banyaknya para bandar dan pengedar narkoba semata. Ini berarti, langkah paling utama dan paling penting yang wajib dilakukan adalah menghapuskan berlakunya ideologi kapitalisme. Lalu diterapkan syariah Islam sebagai satu-satunya sistem hukum yang semestinya berlaku di negeri ini. Penerapan syariah Islam akan sangat efektif membasmi narkoba serta turunannya, baik pencegahan (preventif) maupun penindakan (kuratif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *