Opini

Bencana Berulang, Salah Siapa?

94
×

Bencana Berulang, Salah Siapa?

Sebarkan artikel ini

Oleh: Nurfitriani, S.Pd.I

Pencarian masih terus dilakukan, sedikitnya belasan orang yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Sumatra Barat. Hingga Sabtu (18/05) pagi, tercatat 61 korban meninggal dunia. Sementara itu Luapan banjir Sungai Lalindu setinggi dua meter yang melanda Desa Sambandate, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat Jalan Trans Sulawesi menjadi lumpuh total. (bbc.com)

Beberapa bulan terakhir ini Indonesia memang kerap dilanda berbagai bencana Alam. Sebelumnya ada erupsi gunung merapi yang juga disertai banjir lahar dingin di Sumbar. Erupsi gunung ruang, banjir di riau, banjir di kalimantan, lonsor di berbagai daerah serta sederetan bencana alam lainnya. Ditambah kondisi cuaca yang ekstrim dan curah hujan yang tinggi.

Terjadinya bencana di berbagai tempat, bisa karena alam maupun ulah tangan manusia. Penggundulan hutan, penebangan pohon-pohon di lereng tebing dan pegunungan sehingga berkurangnya tanah resapan akibat alih fungsi menjadi lahan pertanian ataupun komplek perumahan. Hingga banyaknya bangunan ilegal yang di dirikan disekitar bantaran sungai. Mungkin menjadi sebagian penyebabnya.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Barat menyatakan bahwa bencana di Sumatra Barat terjadi berulang dan merupakan bencana ekologis yang terjadi karena “salah sistem pengurusan alam”. Hal ini menunjukkan telah terjadinya eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan serta pembangunan yang tidak berbasis mitigasi bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *